Tiga orang tewas akibat gempa berkekuatan 7,1 SR yang mengguncang daerah perbatasan San Marcos, Guatemala dan Kota Meksiko pada Senin (7/7/2014) pagi waktu setempat. Wilayah yang sama, pernah diguncang gempa besar dengan kekuatan 7,4 SR hingga menewaskan 48 orang pada November 2012 silam. Kini, gempa besar itu kembali mengguncang dan menghancurkan belasan gedung dan juga memicu tanah longsor.
Direktur Otoritas Kebencanaan Meksiko, CONRED, Alejandro Maldonado menjelaskan gempa ini menyebabkan retakan-retakan besar pada gedung bertingkat.
Sementara tanah longsor telah menutup sejumlah akses jalan raya. Selain itu, gempa ini juga menyebabkan aliran listrik terputus total di daerah yang paling parah terkena guncangan gempa.
Sebagaimana dilansir Rueters, Gubernur wilayah San Marcos Luis Rivera menyebutkan setidaknya ada 48 rumah yang mengalami rusak berat terutama di kota La Reforma dimana gempa juga menghancurkan areal pekuburan.
"Gempa ini sangat kuat. Warga di wilayah ini benar-benar ketakutan lantaran mereka masih ingat dengan kerusakan parah akibat gempa yang sama pada November 2012 silam," jelasnya.
Direktur Otoritas Kebencanaan Meksiko, CONRED, Alejandro Maldonado menjelaskan gempa ini menyebabkan retakan-retakan besar pada gedung bertingkat.
Sementara tanah longsor telah menutup sejumlah akses jalan raya. Selain itu, gempa ini juga menyebabkan aliran listrik terputus total di daerah yang paling parah terkena guncangan gempa.
Sebagaimana dilansir Rueters, Gubernur wilayah San Marcos Luis Rivera menyebutkan setidaknya ada 48 rumah yang mengalami rusak berat terutama di kota La Reforma dimana gempa juga menghancurkan areal pekuburan.
"Gempa ini sangat kuat. Warga di wilayah ini benar-benar ketakutan lantaran mereka masih ingat dengan kerusakan parah akibat gempa yang sama pada November 2012 silam," jelasnya.
Adapun berdasarkan data USGS, gempa mengguncang pada 35 kilometer barat kota Tapachula di Meksiko, dengan kedalaman 75 kilometer di darat.
RSS Feed
Twitter
09.10
Unknown
0 komentar:
Posting Komentar