
#Horokk Tenan Ndess....
Jokowi Watch hari ini resmi dibentuk. Lembaga ini didirikan untuk melakukan pengawasan terhadap pasangan nomor 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) yang diprediksi bakal memenangkan pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan digelar besok Rabu, 9 Juli.
"Pesta demokrasi tahun 2014 ini diikuti 2 pasang peserta, yakni Prabowo Subianto-Hatta Radjasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Berdasarkan analisa yang dilakukan Jokowi Watch terhadap berbagai produk ilmiah lembaga survey dan beberapa fakta di tengah-tengah masyakarakat, maka kami merasa perlu untuk melahirkan kumpulan masyarakat Indonesia untuk melakukan pengawasan terhadap pasangan nomor Jokowi-JK," kata Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris dalam siaran pers, Selasa (8/7/2014).
Pada prinsipnya, kata Doris, kami tidak ingin terulang hasil pesta demokrasi seperti pesta demokrasi sebelumnya. Dimana pemenang Pilpres akan melupakan seluruh janji-janjinya selama berkampanye.
"Parameter kami untuk menguji apakah Jokowi-JK tetap konsisten atau tidak dalam menjalankan roda pemerintahan nanti adalah berdasar semua janji, visi dan misi pasangan itu yang terdata di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan seluruh materi acara debat yang diselenggarakan oleh KPU," ujarnya.
Lebih lanjut Doris menjelaskan, dalam waktu 100 hari ke depan sejak kemenangan Jokowi-JK disahkan, kami akan memantau kinerja Jokowi dalam menyusun kabinetnya agar kinerja mereka tidak merugikan kepentingan rakyat.
"Kami yakin dengan kebersamaan diantara masyarakat maka wadah Jokowi Watch bisa kita pergunakan bersama untuk mengontrol kinerja dan perilaku presiden dan wakil presiden tersebut," jelas Doris.
Ia berharap, Jokowi tidak melupakan janji-janjinya yang telah disampaikan kepada rakyat selama ini.
"Semoga, mereka tidak akan menyimpangkan kepercayaan dari rakyatnya," demikian Tigor Doris menjelaskan.
RSS Feed
Twitter
17.55
Unknown
0 komentar:
Posting Komentar